Pertobatan adalah suatau keadaan dimana seorang individu meninggalkan kehidupan lamanya dan berpaling ke kehidupan yang baru. Dalam hal ini, kehidupan yang lama berarti kehidupan yang penuh dengan dosa, yaitu tidak mempunyai kekuatan iman yang baik. Sedangkan kehidupan yang baru artinya, kehidupan dimana memandang hal-hal yang positif, kehidupan yang mempunyai iman yang kuat.
Pertobatan juga dapat diartikan yaitu Keadaan dimana seorang umat kristen berpaling atau kembali kepada Tuhan, percaya dan berserah kepada Allah, dan meneladani Yesus sebagai sang Juruselamat satu-satunya. Pertobatan yang baik adalah pertobatan yang sejati, dilakukan sepenuh hati, dan tidak setengah-setengah. Individu yang bertobat harus membuat janji atau komitmen dengan Tuhan, dan harus memenuhi komitmen tersebut.
Pertobatan juga dapat diartikan yaitu Keadaan dimana seorang umat kristen berpaling atau kembali kepada Tuhan, percaya dan berserah kepada Allah, dan meneladani Yesus sebagai sang Juruselamat satu-satunya. Pertobatan yang baik adalah pertobatan yang sejati, dilakukan sepenuh hati, dan tidak setengah-setengah. Individu yang bertobat harus membuat janji atau komitmen dengan Tuhan, dan harus memenuhi komitmen tersebut.
Dalam Matius 4 : 17 juga ada tertulis
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!". Alkitab juga memberikan illustrasi lainnya tentang pertobatan Saulus, yang dulu hidupnya penuh dosa, kelakuan yang tidak baik, dan lari dari ajaran Tuhan. Kemudian ia dipanggil Tuhan untuk bertobat. Saulus pun bertobat ke jalan yang benar. Ia berubah nama menjadi Paulus, dan menjadi seorang Rasul yang kita kenal sebagai Rasul Paulus. Dengan hidupnya yang baru, ia menjadi salah satu orang pilihan Tuhan untuk memberitakan injil keseluruh Dunia.
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!". Alkitab juga memberikan illustrasi lainnya tentang pertobatan Saulus, yang dulu hidupnya penuh dosa, kelakuan yang tidak baik, dan lari dari ajaran Tuhan. Kemudian ia dipanggil Tuhan untuk bertobat. Saulus pun bertobat ke jalan yang benar. Ia berubah nama menjadi Paulus, dan menjadi seorang Rasul yang kita kenal sebagai Rasul Paulus. Dengan hidupnya yang baru, ia menjadi salah satu orang pilihan Tuhan untuk memberitakan injil keseluruh Dunia.