Selamat Datang

Selamat datang di Blog ini,
terbuka buat semua, satu untuk semua.
Tempat mengumpulkan berbagai ide, iseng juga boleh,
Mari, silakan gan..

Selasa, 06 September 2011

Kontribusi Frank Bunker Gilbreth Terhadap Perkembangan Teknik Industri


Frank Bunker Gilbreth (7 Juli 1868-14 Juni 1924) adalah penganjur manajemen ilmiah dan perintis studi gerak dan waktu. Ia juga terkenal sebagai bapak dan tokoh sentral dalam novel Cheaper by the Dozen. Pendidikan Gilbreth hanya sampai sekolah menengah atas. Setelah bekerja sebagai pekerja bangunan, ia menjadi kontraktor bangunan, dan berlanjut menjadi ahli manajemen.
Gilbreth menemukan bidang penelitian yang disukainya ketika masih bekerja sebagai kontraktor bangunan. Frank B Gilbreth melihat adanya ketidakefesienan kerja para pekerja bangunan dalam menyusun Batu bata. Kemudian gerakan-gerakan kerja yang dilakukan pekerja bangunan diamati dan ditelitinya dengan merekamnya menggunakan kamera film dan kemudian mempelajari hasilnya dengan kecepatan putar yang sangat lambat. Bersama ilmuwan yang kemudian menjadi pasangan hidupnya, Lillian Moller Gilbreth, ia meneliti kebiasaan kerja pegawai tingkat klerikal dan manufaktur dalam usaha mencari cara meningkatkan hasil kerja dan membuat pekerjaan mereka menjadi mudah. Ia mencari cara tercepat dan termudah untuk mendirikan tembok dari batu bata. Dari  penelitian-penelitian itu akhirnya Gilberth mendapatkan suatu prosedur untuk menganalisa gerakan kerja dan memperbaikinya. Prosedur itu adalah membagi gerakan-gerakan kerja menjadi elemen-elemen gerakan dasar yang merupakan bagian dari suatu gerakan misalnya gerakan tangan mengambil sebuah gelas diurai menjadi :
  • Menjangkau.
  • Memegang.
  • Mengangkut.
Frank Gilbreth memfokuskan penelitian terhadap ke-efisienan gerak dan manejemen waktu untuk mendapatkan suatu sistem kerja yang terancang baik sehingga memudahkan dan menyamankan gerakan-gerakan kerja untuk sejauh mungkin menghindarkan atau melambatkan datangnya kelelahan (Fatigue). Keluarga Gilbreth diakui akan pengembangan terhadap Studi Waktu dan Gerak (Time and Motion Studies). Frank Bunker Gilbreth dan istrinya Dr. Lillian M. Gilbreth melakukan penelitian mengenai Pemahaman Kelelahan (Fatigue), Skill Development, Studi Gerak (Motion Studies), dan Studi Waktu (Time Studies). Gilbert mengklasifikasian gerakan dasar manusia ke dalam 17 macam, dimana ada gerakan yang efektif dan ada yang tidak efektif. Mereka menamakannya Tabel Klasifikasi Therbligs (ejaan terbalik dari kata Gilbreth). Gilbreth menyimpulkan bahwa waktu untuk menyelesaikan gerakan yang efektif (effective therblig) lebih singkat tetapi sulit untuk dikurangi. Demikian sebaliknya, gerakan yang tidak efektif ( non-effective therbli) lebih lama tetapi mudah dikurangi. Gilbreth mengklaim bahwa setiap bentuk pekerjaan dapat dipisah-pisah ke dalam bentuk pekerjaan yang lebih sederhana.
Mendapatkan suatu sistem kerja yang terancang baik sehingga memudahkan dan menyamankan gerakan-gerakan kerja untuk sejauh mungkin menghindarkan atau melambatkan datangnya kelelahan (Fatigue).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar